Minggu, 04 Juli 2010

tokoh tokoh d.conan

Daftar karakter dalam seri Detektif Conan


Bagian belakang dari kiri ke kanan : Kazuha Toyama, Heiji Hattori, Sonoko Suzuki, Ran Mouri, Kogoro Mouri, Eri Kisaki, Hiroshi Agasa. Bagian depan dari kiri ke kanan : Genta Kojima, Mitsuhiko Tsuburaya, Conan Edogawa, Ai Haibara, Ayumi Yoshida

Serial Detektif Conan menampilkan tokoh-tokoh ciptaan Gosho Aoyama. Alur utama cerita ini berlatar belakang tempat di Jepang, dengan penggunaan nama-nama tempat sungguhan seperti Tokyo dan Osaka, tetapi juga menggunakan nama tempat fiktif seperti Kota Beika. Serial ini telah berlangsung sejak 1994, dengan jumlah episode anime sebanyak 564 yang terbagi menjadi 18 musim dan jumlah bab manga sebanyak 723 yang tebagi menjadi 66 volume dan ada yang belum dikumpulkan ke dalam volume.

Serial ini berkisah tentang seorang detektif SMA, Shinichi Kudo, yang popularitasnya sedang menanjak karena membantu polisi menyelesaikan berbagai kasus[1]. Suatu hari ketika menginvestigasi 2 orang mencurigakan, yang kemudian diketahui sebagai Gin dan Vodka, dia terlihat oleh Gin, Gin pun memukulnya, lalu dipaksa meminum sebuah racun buatan organisasinya Gin[2]. Setelah itu, dia bangun dan menemukan dirinya telah menjadi seorang anak kecil. Menyadari bahwa dua orang tersebut akan menyelidikinya, Shinichi menggunakan nama samaran Conan Edogawa untuk identitas barunya. Dia kemudian tinggal bersama teman sejak masa kecilnya, Ran Mouri dan ayahnya Kogoro Mouri.

Versi Amerika Serikat (FUNimation) memiliki sejumlah perbedaan nama tokoh dengan versi asli[3]. Nama-nama di daftar ini merupakan nama menurut versi Bahasa Indonesia yang diterbikan oleh Elex Media Komputindo. Untuk tokoh yang pertama kali muncul di jilid yang belum diterbitkan Elex Media Komputindo, masih memakai nama aslinya (nama Jepangnya).



Tokoh Utama

Shinichi Kudo

Shinichi Kudo (工藤 新一 Kudō Shinichi?) adalah protagonis utama dari serial anime dan manga Detektif Conan atau Detective Conan (名探偵コナン Meitantei Conan?). Dia kemudian bernama samaran Conan Edogawa (江戸川 コナン Edogawa Conan?). Conan Edogawa berasal dari nama Arthur Conan Doyle dan Edogawa Rampo.[4] Shinichi Kudo adalah seorang detektif SMU terkenal yang sering membantu polisi menyelesaikan kasus sulit. Suatu hari ketika menginvestigasi 2 orang mencurigakan, yang kemudian diketahui sebagai Gin dan Vodka, dia terlihat oleh Gin, dipukul, lalu dipaksa meminum racun[5]. Setelah itu, dia bangun dan menemukan dirinya telah menjadi seorang anak kecil. Menyadari bahwa dua orang tersebut akan menyelidikinya, Shinichi menggunakan nama samaran Conan Edogawa untuk identitas barunya. Dia kemudian tinggal bersama temannya Ran Mouri dan membantu ayahnya Kogoro Mouri, seorang detektif swasta, untuk menyelesaikan kasus, dengan harapan dapat menemukan kasus yang melibatkan Organisasi Hitam.

Ran Mouri

Ran Mouri adalah teman Shinichi Kudo sejak kecil, atau mungkin bisa juga disebut pacar. Walaupun Ran dan Shinichi tidak pernah berani mengungkapkan perasaannya. Ran bisa disebut juga sebagai gadis yang sabar walau harus menunggu Shinichi begitu lamanya. Ran adalah anak dari seorang detektif yang selalu membuat analisis asal-asalan, Kogoro Mouri, dan seorang pengacara handal, Eri Kisaki. Namun sayangnya, Ran tidak bisa hidup sebahagia anak lainnya, karena Kogoro Mouri dan Eri Kisaki pisah rumah. Dan sekarang Ran hidup bersama Kogoro Mouri.

Ran memiliki sahabat, Sonoko Suzuki yang merupakan anak dari direktur perusahaan Suzuki. Ran sangat ahli dalam karate, namun Ran sangat takut terhadap hantu, hewan-hewan tertentu, misalnya ular. Ran juga ketua klub karate di sekolahnya. Ran juga adalah seorang yang mudah menangis. Dalam versi Case Closed, Ran bernama Rachel Moore.

Kogoro Mouri

Kogoro Mouri adalah ayah dari Ran Mouri, seorang detektif swasta yang sangat terkenal karena sering memecahkan kasus, biarpun sebenarnya Shinichi (Conan)-lah yang memecahkan kasus untuknya. Sebagai om-om mesum, Kogoro ahli dalam Judo sementara istrinya adalah seorang pengacara. Kogoro telah berpisah dengan istrinya dan hidup berdua dengan anak perempuannya, Ran Mouri. Kogoro juga biasa disebut pembawa sial/kogoro tidur karena dimana ada dia selalu ada misteri ataupun kasus pembunuhan dan dia selalu memecahkan masalah sambil tidur karena ditembak peluru bius oleh Conan. Di dalam komik Detektif Conan versi Bahasa Inggris (Amerika Serikat), Kogoro Mouri bernama Richard Moore


Tokoh Pendukung

Eisuke Hondo

Eisuke Hondo (本堂 瑛祐 Hondō Eisuke?) adalah teman sekelas Ran Mouri yang sangat ceroboh.[6] Dia pernah dicurigai sebagai anggota Organisasi Hitam karena kemiripannya dengan Rena Mizunashi dan karena perilakunya yang aneh.[7][8] Dia kemudian percaya bahwa Rena membunuh kakaknya dan ayahnya, yang sebenarnya Rena merupakan kakaknya yang melakukan penyamaran.[9] Eisuke, setelah mengetahui karier ayah dan kakaknya sebagai agen CIA, pindah ke Amerika Serikat untuk mendapatkan karier sebagai agen CIA.[10] Seiyū-nya adalah Junko Noda.[11]

[sunting] Eri Kisaki

Eri Kisaki (妃 英里 Kisaki Eri?) adalah ibu Ran Mouri sekaligus istri Kogoro Mouri. Dia bekerja sebagai pengacara. Dia dikenal sebagai "Ratu Pengacara". Dia telah hidup berpisah dengan Kogoro Mouri sejak 10 tahun yang lalu karena suaminya (Kogoro) sering mabuk- mabukan, bertaruh pada pacuan kuda, dan hal- hal yang tidak dia sukai.[12] Tetapi sekarang dia masih tetap memakai cincin kawinnya dan selalu mengetes Kogoro apakah dia masih mencintainya atau tidak.[12] Dia memiliki seekor kucing jenis Russian Blue yang bernama Goro dari nama suami Eri, yaitu Kogoro.[13] Seiyū-nya adalah Gara Takashima dan pengisi suara bahasa Inggrisnya adalah Julie Mayfield.[14][15] Di Case Closed, Eri Kisaki bernama Eva Kadan.

Heiji Hattori

Heiji Hattori (服部平次 Hattori Heiji?) adalah rival Shinichi Kudo yang berasal dari Osaka.[16][17] Dia selanjutnya menjadi teman dengan Conan Edogawa setelah dia menemukan identitas asli Conan.[18] Dia memiliki hubungan dengan Kazuha Toyama, teman sejak kecilnya dan mungkin akan menjadi hubungan cinta.[19] Heiji juga seorang petarung kendo.[20] Seiyū-nya adalah Ryo Horikawa dan pengisi suara bahasa Inggrisnya adalah Kevin M. Connolly.[21][22]

Kazuha Toyama

Kazuha Toyama (远山和叶 Tōyama Kazuha?) adalah teman masa kanak- kanak Heiji Hattori dan seorang putri seorang komisaris yang diposisikan tinggi di kepolisian Osaka. Ayah Heiji dan ayah Kazuha adalah teman dekat. Hubungan dia dengan Heiji berhubungan erat dengan Shinichi; dia terlalu malu untuk mengakui bahwa mereka merasa lebih dari 'bersahabat' untuk masing- masing pasangan. Dia dan Heiji pernah bermain polisi- polisian dengan Heiji pada masa kanak- kanaknya dan mereka tidak bisa lepas dari borgol yang mereka bagi sehingga mereka masuk kamar mandi dan toilet bersama. Akhirnya setelah borgol tersebut lepas dan pecahan rantai borgol tersebut dijadikan jimat oleh Kazuha dan dipakaikan kepada Heiji. Conan pernah memakai jimat tersebut (dipinjami oleh Heiji) dan selamat dari bahaya yang menimpanya. Dia membentuk sebuah hubungan yang dekat dengan Ran setelah kecemburuannya. Dia terampil dalam Aikido. Hal ini mirip dengan Ran yang terampil dalam karate. Juga keduanya takut hantu karena "karate dan aikido tidak akan bekerja pada mereka". Seiyu nya adalah Yuko Miyamura dan aktris suara bahasa Inggris-nya adalah Gwendolyn Lau. Dalam Detektif Conan versi Amerika Serikat, namanya adalah Kirsten Thomas.

Kid si Pencuri

Kid si Pencuri (怪盗キッド Kaitō Kiddo?) adalah seorang pencuri yang jenius dalam hal penyamaran dan mengincar batu berharga.[23] Dia adalah seorang ahli menyamar dan sering meloloskan diri dari polisi dengan hang glider-nya. [23] Dia muncul di Detektif Conan untuk menunjukkan aksi pencuriannya ketika banyak audiens yang menonton.[23][24][25] Nama aslinya adalah Kaito Kuroba (黒羽 快斗 Kuroba Kaito?). [26] Dia sebenarnya adalah tokoh protagonis dalam seri Magic Kaito karya Aoyama Gosho. Seiyū-nya adalah Kappei Yamaguchi dan pengisi suara Bahasa Inggrisnya adalah Jerry Jewell. [27][28]

Sonoko Suzuki

Sonoko Suzuki (鈴木 園子 Suzuki Sonoko?) adalah sahabat terbaik Ran.[29] Sonoko berasal dari keluarga kaya dengan status sosial yang tinggi.[29] Dia adalah remaja perempuan biasa yang centil dan suka mencari perhatian remaja laki- laki yang menarik.[29] Pacarnya sekarang adalah Makoto Kyogoku, seorang karateka, yang menjalin hubungan jarak jauh dengan dia[30]. Ketika Kogoro tidak ada, biasanya Conan menidurkan Sonoko lalu mengubah suaranya[31] menjadi suara Sonoko untuk memecahkan kasus.[32] Seiyū-nya adalah Naoko Matsui dan pengisi suara bahasa Inggrisnya adalah Laura Bailey.[33][34] Dia diperankan oleh Mayuko Iwasa di drama televisi Detektif Conan.[35]

Yusaku Kudo

Yusaku Kudo (工藤 優作 Kudō Yusaku?) adalah ayah Shinichi dan suami Yukiko Kudo.[36] Dia adalah seorang novelis novel misteri terkenal khususnya novel detektif, dan dia telah menciptakan tokoh populer, "Night Baron." [37] Dia sangat cerdas dan dulu dia sering membantu polisi memecahkan kasus yang tidak dapat dipecahkan orang lain. Kemampuan memecahkan kasusnya lebih hebat daripada Shinichi.[38] Dia adalah orang yang membuat nama Kid si Pencuri (Phantom Thief Kid) untuk "Pencuri nomor 1412" (Phantom Thief 1412). [39] Pernah diisyaratkan bahwa dia mungkin mengetahui bahwa Toichi Kuroba adalah Kid si Pencuri yang dia hadapi.[39] Seiyū-nya adalah Hideyuki Tanaka dan pengisi suara bahasa Inggrisnya adalah Randy Tallman. Yusaku selanjutnya disuarakan oleh John Swasey di The Pahntom of Baker Street.[40][41] Dia dikenal di Case Closed sebagai Booker Kudo.

Yukiko Kudo

Yukiko Kudo (工藤 有希子 Kudō Yukiko?) adalah ibu Shinichi Kudo dan istri Yusaku Kudo.[36] Sebelumnya dia adalah seorang aktris yang dilatih dengan seni penyamaran oleh Toichi Kuroba tetapi berhenti berkarier pada usia 20 tahun untuk menikah dengan Yusaku.[36][39] Dia kadang mengunjungi Jepang untuk memperhatikan putranya. Karena reputasinya sebagai istri penulis novel misteri terkenal dan karena dia melibatkan dirinya di beberapa kasus kriminal yang kadang dia bantu pecahkan, dia telah diberi sebuah nama panggilan, "The Night Baroness" untuk karakter utama yang suaminya ciptakan untuk novel misterinya.[42][43] Seiyū-nya adalah Sumi Shimamoto dan pengisi suara bahasa Inggrisnya adalah Laurie Steele.[40][41] Dalam Case Closed, Yukiko Kudo dikenal sebagai Vivian Kudo.


Tokoh Lainnya

Subaru Okiya

Subaru Okiya (Okiya Subaru) adalah tokoh yang pertama kali muncul dalam volume 60. Dicurigai oleh Ai Haibara sebagai anggota Organisasi Berbaju Hitam yang memang pada saat itu Conan Edogawa mendapat informasi dari Jodie Starling (Agen FBI) yang mendapat informasi dari Mizunashi Rena (Anggota CIA yang berada dalam Organisasi Berbaju Hitam) tentang adanya anggota baru (yang pandai dalam mengumpulkan informasi, menginspeksi dan berwawasan luas) yang menggunakan kata sandi Bourbon

Tinggal di rumahnya Shinichi Kudo karena apartemen nya dibakar oleh tetangganya yang tinggal se-apartemen [44]. Conan yakin bahwa dia bukanlah anggota Organisasi Berbaju Hitam karena Okiya Subaru menyukai novel Sherlock Holmes. Namun dalam Manga Detektif Conan volume 61, dia minum minuman keras yang berjenis Bourbon.

Tomoaki Araide

Dr. Tomoaki Araide adalah seorang dokter umum yang sangat baik hati, awalnya terkait dalam pembunuhan ayahnya yang juga seorang dokter yang dilakukan oleh ibu tirinya [45] . Namun dalam perjalanan cerita, tokoh ini sering muncul diberbagai kasus. Vermouth, salah satu anggota Organisasi Berbaju Hitam, pernah menyamar menjadi Dokter Araide sebelum diketahui oleh Jodie Santemilion, yang merupakan seorang FBI. [46].

Yoko Okino

Yoko Okino (沖野 ヨーコ Okino Yōko?) adalah idola dan bintang pop muda yang salah satu penggemar berat-nya adalah Kogoro Mouri. Dia memiliki berbagai penampilan di dalam manga Detektif Conan, kebanyakan sebagai tamu penting (spesial) pada suatu pertemuan / acara yang berubah menjadi kasus kriminal. Seiyu nya adalah Miki Nagasawa dan suara bahasa Inggris-nya adalah Elise Baughman.

Reiko Kujo

Reiko Kujo (九 条 玲子 Kujō Reiko?) adalah seorang karakter yang hanya muncul di anime Detektif Conan.[47] Dia adalah seorang jaksa umum yang dijuluki "Madonna dari Ruang Sidang" dan saingannya Eri Kisaki.[47] Seiyū-nya adalah Rica Matsumoto.[47]


Grup Detektif Cilik

Grup Detektif Cilik (少年探偵団 Shōnen Tantei-dan?) (Inggris : Junior Detective League) adalah sebuah grup detektif anak- anak yang beranggotakan Conan Edogawa, Ayumi Yoshida, Mitsuhiko Tsuburaya, Genta Kojima, dan Ai Haibara. Profesor Agasa sering membantu anak- anak ini jika ada kasus yang perlu diselesaikan. Sebagai simbol grup ini, setiap anggota memiliki sebuah lencana yang digunakan sebagai sebuah walkie-talkie dan pelacak.[48]

Ai Haibara

Shiho Miyano (宮野志保 Miyano Shiho?) atau Sherry (シェリー Sherī?) / Ai Haibara (灰原哀 Haibara Ai?) adalah seorang anggota Organisasi Berbaju Hitam yang berkhianat pada organisasi tersebut setelah kakaknya, Akemi Miyano, terbunuh di tangan Gin. Perempuan yang cerdas dan serius. Melalui tangannya susunan formula misterius warisan orang tuanya yang juga bekerja pada organisasi ia menciptakan berbagai macam formula untuk organisasi termasuk racun yang telah mengecilkan tubuhnya serta Shinichi Kudo.

Dulunya punya hubungan dengan Shuichi Akai karena kakaknya Akemi Miyano merupakan pacar Suichi Akai. Kadang mengucapkan kata yang dalam artinya. Sekarang dia mencurigai Okiya Subaru yang tinggal di rumahnya Shinichi Kudo merupakan anggota Organisasi Berbaju Hitam.

Ayumi Yoshida

Ayumi Yoshida (吉田歩美 Yoshida Ayumi?) adalah teman Conan sekaligus anggota Grup Detektif Cilik. Dia menaruh hati pada Conan.[rujukan?] Dia berwatak baik hati, mudah tersenyum dan sering menggunakan kata yang membuat suasana tenang.[rujukan?] Jika mendengar sesuatu yang berhubungan dengan "Harta Karun" ia dan Genta akan menyambutnya dengan antusias.[rujukan?]

Conan Edogawa

Conan Edogawa (江戸川コナン Edogawa Konan?) adalah seorang anggota Grup Detektif Cilik. Identitas asli Conan Edogawa adalah Shinichi Kudo yang badannya menyusut karena racun APTX 4869 yang diberikan oleh Organisasi Hitam.

Genta Kojima

Genta Kojima (小嶋元太 Kojima Genta?) adalah pendiri Grup Detektif Cilik. Genta adalah salah satu teman Conan yang menjadi anggota kelompok detektif ini. Badannya sangat gemuk, besar, dan jago makan. Tipikal sosok penindas pada awalnya dan berbalik 180 derajat kemudian. Ia sangat suka makan, terutama nasi belut bakar.

Hiroshi Agasa

Profesor Hiroshi Agasa (阿笠 博士 Agasa Hiroshi?) adalah seorang profesor linglung yang menemukan beberapa perangkat untuk membantu Conan.[49] Dia mengetahui identitas asli Conan Edogawa. Dia sering membantu Grup Detektif Cilik dan membawa mereka mengadakan perjalanan dalam VW Beetle-nya.[50] Setelah menemukan Shiho Miyano di jalan, dia mengadopsinya dan memberinya nama samaran yaitu Ai Haibara untuk menyembunyikan dia dari Organisasi Berbaju Hitam.[51] Seiyū-nya adalah Kenichi Ogata dan pengisi surara Inggrisnya adalah Bill Flynn.[52][53]

Mitsuhiko Tsuburaya

Mitsuhiko Tsuburaya (円谷光彦 Tsuburaya Mitsuhiko?) adalah seorang anggota Grup Detektif Cilik. Dia adalah teman Conan Edogawa yang pintar dan juga penyuka teknologi. Dia juga cemburu pada kedekatan Ai dengan Conan.[rujukan?] Dia memiliki kejeniusan tersendiri. Pengetahuannya melebihi anak seusianya.[rujukan?]

Sumiko Kobayashi

Sumiko Kobayashi (小林澄子 Kobayashi Sumiko?) adalah wali kelas Grup Detektif Cilik. Sebenarnya dia orang yang baik, dalam periode awal di SD Teitan ia dikenal sebagai "penyihir kejam" karena tingkah laku kasar nya kepada murid-muridnya, yang sebenarnya didorong oleh pengalaman buruk sebelumnya. Dengan bantuan Conan dan teman-teman kecil dia sudah cukup hangat, dan setelah melihat Grup Detektif Cilik beraksi, ia bahkan menunjuk dirinya sebagai manajer mereka. Kebetulan, Bu Kobayashi adalah penggemar berat penulis cerita detektif Rampo Edogawa. Ketika dia memakai kontak lens, dia tampak seperti petugas Sato. Ini kemudian mengungkapkan bahwa dia memiliki masa kanak-kanak masa lalu perjumpaan dengan Inspektur Shiratori yang melibatkan bunga sakura namum terlupakan dia. Sekarang [54] dia telah mengetahui hubungan masa lalunya dengan Shiratori. Seiyu nya adalah Yuko Kato, aktor suara bahasa Inggris-nya adalah Stephanie Young.


Organisasi Hitam

Anggota aktif

Big Boss

Big Boss adalah pemimpin dari Organisasi Hitam, identitasnya tidak di ketahui karena kalau muncul, gambarnya selalu kabur. Dia sering disebut oleh Gin sebagai "orang itu" (あの方 Anokata?).

Gin

Gin adalah seorang anggota Organisasi Hitam yang memiliki posisi tinggi dalam organisasi tersebut. Dia selalu mengendarai Porsche 356A hitam. Dia memiliki rambut panjang yang berwarna emas kekuningan. Gin telah meminumkan racun APTX 4869 pada Shinichi Kudo.

Vodka

Rekan Gin yang juga anggota dari Organisasi Hitam. Kerap diperlihatkan menjalankan aksinya bersama-sama Gin. Ceroboh dan mudah dikelabui apabila tidak bersama dengan Gin yang sering ia sebut "Kakak". Sempat berhasil dijebak oleh Conan, namun gagal[55].

Vermouth

Nama aslinya Chris Vineyard. Seorang aktris besar di Amerika Serikat yang bakat aktingnya luar biasa dan pandai menyamar. Sangat cantik dan cerdas. Kemungkinan besar merupakan sosok yang sama dengan Sharon Wineyard, yang dikamuflasekan sebagai ibunya sendiri dengan meminum formula misterius organisasi yang dapat memudakan usianya kembali. Di Jepang menyamar sebagai Dr. Araide. Kalimat yang sering diucapkan: "a secret makes a woman woman"

Vermouth merupakan anggota utama dalam organisasi hitam. Vermouth memiliki kemampuan menyamar seperti Yukiko Kudo. Keduanya merupakan teman sekelas saat belajar akting kepada pesulap kelas dunia, Toichi Kuroba. Vermouth adalah anggota yang paling disayangi Boss organisasi hitam.

Vermouth mengetahui identitas Conan sebagai Shinichi Kudo dan Ai Haibara sebagai Sherry, tapi tidak memberitahukannya kepada anggota organisasi yang lain.

Chianti

Chianti adalah anggota Organisasi Berbaju Hitam yang bertugas sebagai penembak jitu (sniper). Pertama kali mucul dalam Manga Detektif Conan Volume 48

Korn

Korn adalah anggota Organisasi Berbaju Hitam yang bertugas sebagai penembak jitu (sniper). Pertama kali mucul dalam Manga Detektif Conan Volume 48

Bourbon

Bourbon adalah anggota baru Organisasi Hitam. Menurut informasi yang disampaikan Kir, Bourbon adalah anggota yang pandai menginspeksi, mengumpulkan informasi, dan berwawasan luas. Ai Haibara mencurigai Subaru Okiya yang tinggal di rumah Shinichi Kudo sebagai Bourbon.

Kichiro Numabuchi

Kichiro Numabuchi adalah pembunuh menyeramkan yang pertama kali muncul sebagai tersangka dalam pembunuhan besar-besaran di Osaka dalam Volume 19. Kemudian, dia ternyata telah digunakan oleh Organisasi Berbaju Hitam sebagai pembunuh, tetapi ia akhirnya terbukti tidak berguna bagi mereka. Dia akan dikirim ke laboratorium Sherry yang menguji APTX 4869 pada dirinya, tetapi dia melarikan diri. Dia kemudian pergi bersembunyi, bersalah membunuh orang-orang yang dia yakini sebagai anggota organisasi yang dikirim untuk mendapatkannya. Seiyu-nya adalah Naoki Tatsuta, aktor suara bahasa Inggris-nya adalah Barry Yandell. Dia dikenal Graver Kornelius Sebagai Detektif Conan dalam versi Amerika Serikat

Kepolisian Jepang

Juzo Megure

Juzo Megure (目暮十三 Megure Jūzō?) adalah seorang inspektur kepolisian pusat di divisi kejahatan pembunuhan. Dia adalah seorang atasan yang tegas, baik pada bawahan dan kadang suka bercanda. Dia bekerja dengan sangat serius dan sering datang bila ada kasus yang ditangani oleh Kogoro Mouri atau Conan di wilayah Tokyo. Dia mempunyai istri yang dulu bekas anggota berandalan siswi SMA. Pertemuannya dengan istrinya adalah suatu kebetulan dalam suatu kecelakaan.

Dia yang baru diangkat menjadi polisi bertemu dengan gadis SMA yang ingin melakukan pembalasan terhadap pembunuh teman-temannya. Inspektur Megure ditugaskan untuk melindungi gadis itu. Karena mereka berdua tertabrak mobil pembunuh itu, gadis SMA itu terluka parah, sedangkan Megure hanya terluka di keningnya. Berkat Megure yang ingat nomor plat mobil itu, penjahat itu tertangkap. Luka di kening Megure adalh saksi pertemuannya dengan istrinya.[62]

Isshin Chiba

Isshin Chiba (千叶一伸 Isshin Chiba?) adalah mitra Takagi yang suka makan banyak. Dia baik dan sangat memberi dukungan kepada temannya. Dia melakukan debut di film keempat Detektif Conan, kemudian sebagai pemeran pendukung dalam Volume 29 dari manga dan diperkenalkan pada Volume 32. Kemudian dalam seri itu diungkapkan bahwa dia adalah penggemar dari pertunjukan anak-anak Kamen Yaiba [63].

Matsumoto Kiyonaga

Matsumoto Kiyonaga (松本 清長 Matsumoto Kiyonaga?) adalah atasan Inspektur Megure. Dia dikenal di Amerika Utara sebagai Kiyonaga McLaughlin. Penampilan brutal-nya dan bekas luka yang berada di mata kiri dengan mudah menyembunyikan fakta bahwa ia adalah orang yang penuh perhatian. Dia adalah duda dan memiliki seorang anak tunggal, Sayuri Matsumoto (dikenal di Amerika Utara sebagai Catherine McLaughlin), yang dulu menjadi guru seni musik di SMP Teitan, dia pernah mengajar di kelas Shinichi, Ran, dan Sonoko. Ia menerima bekas luka di wajahnya sewaktu konfrontasi dengan seorang pembunuh berantai, 20 tahun sebelum seri Detektif Conan dimulai. Seiyū-nya adalah Seizo Katou dan pengisi suara Bahasa Inggris-nya adalah Bob Carter.

Misao Yamamura

Misao Yamamura (山村 ミサオ Yamamura Misao?) adalah seorang perwira polisi dari Prefektur Gunma. Karena terlalu banyak nonton TV, dia sangat antusias mengenai pekerjaannya (sebagai polisi), tetapi benar-benar naif, canggung dan berpikiran kekanak-kanakan, dan dengan demikian tidak cocok untuk pekerjaan itu. Reaksi pertama jika Conan (dan semua orang yang dia kenal) setiap kali mereka kebetulan bertemu dia (Yamamura) adalah selalu putus asa, tetapi setelah tahu pada jalur penyelesaian kasus yang benar ia sangat mendukung. Neneknya, Nonna Yamamura (山村 ばあちゃん Yamamura Nonna?), muncul dalam manga volume 52 & anime episode 545. Seiyū-nya adalah Toshio Furukawa. Sekarang, ia adalah seorang inspektur polisi.

Shiratori Ninzaburo

Shiratori Ninzaburo (白鳥 任三郎 Shiratori Ninzaburō?) adalah petugas lain yang bekerja dengan Megure, dan dia menyukai Sato Miwako, namun dia (Miwako) tidak merasakan hal yang sama tentang dirinya. Dia membuat penampilan perdananya di film Detektif Conan pertama dan di Volume 21 pada manga Detektif Conan, bersamaan dengan Sato Miwako. Kemudian di seri itu dia membuat kemajuan nyata terhadap Miwako, sangat mengandalkan pada statusnya sebagai seorang keturunan keluarga kaya (dan melakukan yang terbaik untuk membuat malu dan canggung Takagi supaya Takagi merasa rendah diri dalam proses percintaannya). Namun, setelah pertemuan dengan guru Sekolah Dasar nya Conan, Sumiko Kobayashi, ia telah berhenti mengejar untuk mencintai Sato Miwako. Ia dikenal memiliki pengetahuan yang baik pada anggur. Seiyū-nya adalah Kaneto Shiozawa dan sekarang Kazuhiko Inoue. Pengisi suara Bahasa Inggris-nya adalah Eric Vale. Di dalam komik Detektif Conan versi Amerika Serikat, dia dikenal sebagai Ninzaburo Santos.

Miwako Sato

Miwako Sato (佐藤 美和子 Satō Miwako?) adalah seorang polisi wanita yang sering berpartner dengan Takagi. Dalam beberapa cerita digambarkan hubungan romantis nya dengan Takagi. Namun rekan kerjanya yang lain, Ninzaburo Shiratori, selalu mengganggu kencannya dengan Takagi. Diduga kuat memiliki hubungan istimewa dengan Matsuda Jinpei, polisi ahli penjinak bom yang tewas ketika tengah menjinakkan bom. Ayahnya seorang polisi yang tewas tertabrak truk ketika sedang menangkap seorang penjahat perampok bank. Seiyū-nya adalah Atsuko Yuya dan pengisi suara bahasa Inggrisnya adalah Kate Oxley.[64][65]

Takagi Wataru

Takagi Wataru adalah seorang polisi yang menjadi partner Miwako Sato. Sebenarnya dia menyukai Miwako tapi sayangnya dia kurang mempunyai keberanian untuk mengungkapkan perasaannya itu. Biasanya dia dibantu oleh Yumi Miyamoto dan Isshin Chiba. Mereka berdua yang selalu memberi dorongan dan dukungan untuk hubungannya dengan Miwako.

Sifatnya pemalu, kurang bisa diharapkan, dan mudah putus asa. Tetapi kalau sudah ada rasa percaya diri sikapnya langsung berubah. Mukanya mirip dengan reserse Matsuda Jinpei saat memakai kacamata dan wig yang mirip [66]. Di kantornya dia mempunyai saingan, yaitu seluruh personil dan anggota kepolisian yang juga menyukai Miwako. Dia sering kerepotan bila sudah ketahuan oleh inspektur Shiratori bahwa dia akan pergi kencan dengan Miwako, karena dia akan diinterogasi oleh Shiratori dan anak buahnya [67]. Tetapi sekarang Takagi sudah pernah dicium oleh Miwako dan karena itu Shiratori pun menjadi putus asa dan diam- diam Shiratori juga sudah menyukai orang lain yang merupakan cinta pertamanya, yaitu wali kelas Conan : Sumiko Kobayashi. [68] Seiyū-nya adalah Wataru Takagi

Yamato Kansuke

Inspektur Yamato Kansuke (大和 敢助 Yamato Kansuke; Inggris: Kansuke Yamato?) adalah seorang polisi dari prefektur Nagano dengan bekas goresan di mata kirinya yang telah buta dan dengan kaki kiri yang terluka yang disebabkan oleh sebuah longsor sewaktu dia terus- menerus mengejar seorang kriminal [69]. Nama dia berasal dari seorang ahli siasat Yamamoto Kansuke (山本 勘助?) [70]. Yamato juga temannya Yui Euhara, yang juga seorang polisi di kepolisian Nagano [71]. Seiyū-nya adalah Yuji Takada.[72]

Yui Uehara

Yui Uehara (上原 由衣 Uehara Yui?) adalah rekan Yamato Kansuke.[71] Dia merupakan teman sejak kecilnya Yamato.[71] Ketika Yamato diduga tewas, dia menikahi orang dari keluarga Torada (虎田?) untuk menyelidiki kematian Yamato.[73] Seiyū-nya adalah Ami Koshimizu.[72]

CIA

Ethan Hondo

Ethan Hondo merupakan anggota CIA, dia juga merupakan ayah dari Eisuke Hondou dan Hidemi Hondou yang memakai nama samaran Rena Mizunashi. Dia bunuh diri tapi dibuatnya seperti tewas karena dibunuh oleh Hidemi Hondou . Tujuan dia bunuh diri adalah untuk menyelamatkan anaknya anaknya yang bekerja sebagai mata-mata dari CIA di Organisasi Berbaju Hitam. Saat itu Hidemi dicurigai sebagai CIA oleh Organisasi Berbaju Hitam. Setelah dia tewas bunuh diri, anaknya (Hidemi Hondou) tidak dicurigai oleh Organisasi Berbaju Hitam terutama oleh Gin lagi.

Hidemi Hondo

Hidemi Hondo (dikenal luas sebagai Rena Mizunashi) merupakan anggota CIA, anaknya Ethan Hondou, & kakaknya Eisuke Hondou. Hidemi Hondou memiliki nama samaran yaitu : Rena Mizunashi. Dia masuk ke organisasi berbaju hitam sebagai mata- mata setelah ayahnya bunuh diri dengan cara seperti dibunuh oleh Hidemi. Rena Mizunashi awalnya bekerja sebagai penyair, tetapi pada volume 49, dia terkena sebuah kecelakaan dan koma sampai akhirnya terbangun pada volume 58. Setelah Conan & Shuichi Akai tahu bahwa dia adalah seorang CIA, mereka membuat sebuah perjanjian dimana dia dikembalikan ke Organisasi Berbaju Hitam, namun dia harus melaporkan informasi yang ada ke FBI.

FBI

Andre Camel

Andre Camel adalah anggota baru FBI yang dipekenalkan dalam file ke 600 dari manga Detektif Conan dan episode ke 497 dari anime Detektif Conan. Dia bekerja sebagai rekan Jodie Starling. Mulanya Jodie & Conan sangat curiga kepadanya. Dia dan Shuichi Akai memiliki semacam persekutuan. Dia merasa bersalah kepada Shuichi Akai karena dia yang (tanpa sengaja) membongkar identitas Shuichi Akai kepada Organinasi Berbaju Hitam ketika Shuichi James Black

James Black adalah seorang FBI yang bekerja bersama dengan Jodie Starling dan Shuichi Akai.Memiliki rating dan jabatan yang tinggi Di FBI. Dia pertama kali muncul dalam Episode 258. Kasus itu berupa kasus penculikan James Black yang dikira sebagai Artis terkenal yang kaya.

Jodie Starling

Jodie Starling (memakai nama Jodie Santemillion sewaktu mengajar di SMA Teitan) adalah seorang anggota FBI yang datang ke Jepang untuk menangkap Chris Vineyard (Vermouth) yang telah membunuh ayahnya sewaktu kecil. Dia menyamar sebagai guru bahasa inggris di sekolah tempat Ran bersekolah. Sangat menyukai game (Gamer)(vol. 33). Dia berhenti mengajar setelah masa cuti-nya berakhir. Dia berencana pulang ke Amerika Serikat, namun dalam volume 42, dia bertemu dengan Vermouth, setelah perlawanan oleh Conan, dia (Vermouth) berjanji tidak akan mengejar Sherry lagi. Sekarang Jodie bekerja sebagai FBI di Jepang bersama dengan James Black, Shuichi Akai, dan Andre Camel.

Shuichi Akai

Shuichi Akai (Moroboshi Dai/ Rye)adalah anggota FBI berdarah Jepang, jago menembak dengan berbagai senjata, terutama shotgun dan sniper. Memiliki hubungan masa lalu dengan Shiho Miyano. Merupakan kekasih dari kakak Shiho, Akemi Miyano (yang terbunuh dalam kasus perampokan 1 milyar yen). Shuichi juga berjasa karena berhasil melenyapkan alat penyadap milik Conan yang ditemukan dan berada di tangan Organisasi Berbaju Hitam [74]. Ia pernah bertemu dengan Ran di Amerika Serikat sebelumnya ketika ia sedang memburu seorang pembunuh yang diduga adalah Vermouth yang menyamar [75]. Shuichi bersifat dingin dan nisterius, bahkan tak pernah terlihat tertawa. Ia adalah pacar Jodie Starling sebelum menyusup masuk ke dalam Organisasi Hitam. Setelah ia berpacaran dengan Akemi Miyano, dia memutuskan hubungannya dengan Jodie.[76] Ia cenderung menutup hatinya saat Akemi mati meninggalkannya. Saat berhadapan dengan Kir, ia "terbunuh", tetapi tidak jelas apakah ia masih hidup atau sudah mati, karena Jodie Starling, Andre Camel, Dan Vodka melihat Shuichi masih hidup dengan luka bakar di wajah bagian kanannya.

lukisan

lukisan cewek jepang

Kabarnya di negeri sakura sana, ada cewek yang melukis dirinya sendiri, trus lukisan itu di scan dan di upload ke internet, kemudian itu cewek ini bunuh diri...


Orang bilang kalo kita liat dia selama LIMA menit/ lebih, dia bakal berubah
kalo blum berubah juga coba maju mundurin kepala pas uda lima menit ngeliat..




tp gag tw jga dah q pndngeni smpe mata q mrah og gag brubh jga ya...???

Ramalan

Ramalan golongan darah
Di Jepang, ramalan tentang seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa? Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan psikologi kita. Benar apa tidak?




SIFAT SECARA UMUM :

A : Terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (krn perfeksionis) yg kadang bikin org mudah sebel, kecenderungan politik: 'destra'
B: nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: 'sinistra'
O : berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil, kecenderungan politik: 'centro'
AB : unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik

Yg paling gampang ngaret soal waktu
1 B (krn nyantai terus)
2 O (krn flamboyan)
3 AB (krn gampang ganti program)
4 A (krn gagal dalam disiplin)

Yg paling susah mentolerir kesalahan org :
1 A (krn perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
2 B (krn easy going tapi juga easy judging)
3 AB (krn asal beda)
4 O (easy judging tapi juga easy pardoning)

Yg paling bisa dipercaya :
1 A (krn konsisten dan taat hukum)
2 O (demi menjaga balance)
3 B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4 AB (mudah ganti frame of reference)

Yg paling disukai utk jadi teman :
1 O (orangnya sportif)
2 A (selalu on time dan persis)
3 AB (kreatif)
4 B (tergantung mood)

Kebalikannya, teman yg paling disebelin/tidak disukai:
1 B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
2 AB (double standard)
3 A (terlalu taat dan scrupulous)
4 O (sulit mengalah)


MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN
Yg paling mudah kesasar/tersesat
1 B
2 A
3 O
4 AB

Yg paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga:
1 O (jago olah raga)
2 A (persis dan matematis)
3 B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergoldar B)
4 AB (alergi pada setiap jenis olah raga)

Yg paling banyak jadi direktur dan pemimpin:
1 O (krn berjiwa leadership dan problem-solver)
2 A (krn berpribadi 'minute' dan teliti)
3 B (krn sensitif dan mudah ambil keputusan)
4 AB (krn kreatif dan suka ambil resiko)

Yg jadi PM jepang rata2 bergolongan darah :
1 O (berjiwa pemimpin)

Yg paling gampang nabung :
1 A (suka menghitung bunga bank)
2 O (suka melihat prospek)
3 AB (menabung krn punya proyek)
4 B (baru menabung kalau punya uang banyak)

Yg paling kuat ingatannya:
1 O
2 AB
3 A
4 B

Yg paling cocok jadi MC :
1 A (kaya planner berjalan)

Mahasiswa Tokyo Univ pada umumnya bergol darah :
B

MENYANGKUT KESEHATAN:
Yg paling panjang umur :
1 O (gak gampang stress, antibodynya paling joss!)
2 A (hidup teratur)
3 B (mudah cari kompensasi stress)
4 AB (amburadul)

Yg paling gampang gendut:
1 O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
2 B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
3 A (hanya makan apa yg ada di piring, terpengaruh program diet)
4 AB (Makan tergantung mood, mudah kena anoressia)

Paling gampang digigit nyamuk :
O (darahnya manis)

Yg paling gampang flu/demam/batuk/ pilek:
1 A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
2 AB (lemah thd hygiene)
3 O (makan apa saja enak atau nggak enak)
4 B (makan, tidur nggak teratur)

Apa yg dibuat pada acara makan2 di sebuah pesta :
O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging2an)
A (ngambil yg berimbang. 4 sehat 5 sempurna)
B (suka ambil makanan yg banyak kandungan airnya spt soup, soto, bakso dsb)
AB (hobby mencicipi semua masakan, 'aji mumpung')

Yg paling cepat botak :
1 O
2 B
3 A
4 AB

Yg tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin :
1 B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
2 AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3 A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
4 O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)

Yg paling cepet tertidur:
1 B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
2 O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah mengantuk)
3 AB (tergantung kehendak)
4 A (tergantung aturan dan orario)

Penyakit yg mudah menyerang :
A (stress, majenun/linglung)
B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)

Apa yg perlu dianjurkan agar tetap sehat :
A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)
B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur)
O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega).

Yg paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian)
1 A
2 B
3 O
4 AB



sumber: http://hotkaskus.blogspot.com/2010/06/ramalan-berdasarkan-golongan-darah-di.html

Selasa, 29 Juni 2010

Kimono

Kimono (着物?) adalah pakaian tradisional Jepang. Arti harfiah kimono adalah baju atau sesuatu yang dikenakan (ki berarti pakai, dan mono berarti barang).

Pada zaman sekarang, kimono berbentuk seperti huruf "T", mirip mantel berlengan panjang dan berkerah. Panjang kimono dibuat hingga ke pergelangan kaki. Wanita mengenakan kimono berbentuk baju terusan, sementara pria mengenakan kimono berbentuk setelan. Kerah bagian kanan harus berada di bawah kerah bagian kiri. Sabuk kain yang disebut obi dililitkan di bagian perut/pinggang, dan diikat di bagian punggung. Alas kaki sewaktu mengenakan kimono adalah zōri atau geta.

Kimono sekarang ini lebih sering dikenakan wanita pada kesempatan istimewa. Wanita yang belum menikah mengenakan sejenis kimono yang disebut furisode.[1] Ciri khas furisode adalah lengan yang lebarnya hampir menyentuh lantai. Perempuan yang genap berusia 20 tahun mengenakan furisode untuk menghadiri seijin shiki. Pria mengenakan kimono pada pesta pernikahan, upacara minum teh, dan acara formal lainnya. Ketika tampil di luar arena sumo, pesumo profesional diharuskan mengenakan kimono.[2] Anak-anak mengenakan kimono ketika menghadiri perayaan Shichi-Go-San. Selain itu, kimono dikenakan pekerja bidang industri jasa dan pariwisata, pelayan wanita rumah makan tradisional (ryōtei) dan pegawai penginapan tradisional (ryokan).

Pakaian pengantin wanita tradisional Jepang (hanayome ishō) terdiri dari furisode dan uchikake (mantel yang dikenakan di atas furisode). Furisode untuk pengantin wanita berbeda dari furisode untuk wanita muda yang belum menikah. Bahan untuk furisode pengantin diberi motif yang dipercaya mengundang keberuntungan, seperti gambar burung jenjang. Warna furisode pengantin juga lebih cerah dibandingkan furisode biasa. Shiromuku adalah sebutan untuk baju pengantin wanita tradisional berupa furisode berwarna putih bersih dengan motif tenunan yang juga berwarna putih.

Sebagai pembeda dari pakaian Barat (yōfuku) yang dikenal sejak zaman Meiji, orang Jepang menyebut pakaian tradisional Jepang sebagai wafuku (和服?, pakaian Jepang). Sebelum dikenalnya pakaian Barat, semua pakaian yang dipakai orang Jepang disebut kimono. Sebutan lain untuk kimono adalah gofuku (呉服?). Istilah gofuku mulanya dipakai untuk menyebut pakaian orang negara Dong Wu (bahasa Jepang : negara Go) yang tiba di Jepang dari daratan Cina.


Kimono wanita

Kurotomesode dengan 5 buah lambang keluarga

Pemilihan jenis kimono yang tepat memerlukan pengetahuan mengenai simbolisme dan isyarat terselubung yang dikandung masing-masing jenis kimono. Tingkat formalitas kimono wanita ditentukan oleh pola tenunan dan warna, mulai dari kimono paling formal hingga kimono santai. Berdasarkan jenis kimono yang dipakai, kimono bisa menunjukkan umur pemakai, status perkawinan, dan tingkat formalitas dari acara yang dihadiri.

Tomesode adalah kimono paling formal untuk wanita yang sudah menikah. Bila berwarna hitam, kimono jenis ini disebut kurotomesode (arti harfiah: tomesode hitam). Kurotomesode memiliki lambang keluarga (kamon) di tiga tempat: 1 di punggung, 2 di dada bagian atas (kanan/kiri), dan 2 bagian belakang lengan (kanan/kiri). Ciri khas kurotomesode adalah motif indah pada suso (bagian bawah sekitar kaki) depan dan belakang. Kurotomesode dipakai untuk menghadiri resepsi pernikahan dan acara-acara yang sangat resmi.
Gadis mengenakan furisode
Tomesode yang dibuat dari kain berwarna disebut irotomesode (arti harfiah: tomesode berwarna). Bergantung kepada tingkat formalitas acara, pemakai bisa memilih jumlah lambang keluarga pada kain kimono, mulai dari satu, tiga, hingga lima buah untuk acara yang sangat formal. Kimono jenis ini dipakai oleh wanita dewasa yang sudah/belum menikah. Kimono jenis irotomesode dipakai untuk menghadiri acara yang tidak memperbolehkan tamu untuk datang memakai kurotomesode, misalnya resepsi di istana kaisar. Sama halnya seperti kurotomesode, ciri khas irotomesode adalah motif indah pada suso.
Furisode adalah kimono paling formal untuk wanita muda yang belum menikah. Bahan berwarna-warni cerah dengan motif mencolok di seluruh bagian kain. Ciri khas furisode adalah bagian lengan yang sangat lebar dan menjuntai ke bawah. Furisode dikenakan sewaktu menghadiri upacara seijin shiki, menghadiri resepsi pernikahan teman, upacara wisuda, atau hatsumode. Pakaian pengantin wanita yang disebut hanayome ishō termasuk salah satu jenis furisode.
Hōmon-gi (訪問着?, arti harfiah: baju untuk berkunjung) adalah kimono formal untuk wanita, sudah menikah atau belum menikah. Pemakainya bebas memilih untuk memakai bahan yang bergambar lambang keluarga atau tidak. Ciri khas homongi adalah motif di seluruh bagian kain, depan dan belakang. Homongi dipakai sewaktu menjadi tamu resepsi pernikahan, upacara minum teh, atau merayakan tahun baru.[3]
Iromuji adalah kimono semiformal, namun bisa dijadikan kimono formal bila iromuji tersebut memiliki lambang keluarga (kamon). Sesuai dengan tingkat formalitas kimono, lambang keluarga bisa terdapat 1, 3, atau 5 tempat (bagian punggung, bagian lengan, dan bagian dada). Iromoji dibuat dari bahan tidak bermotif dan bahan-bahan berwarna lembut, merah jambu, biru muda, atau kuning muda atau warna-warna lembut. Iromuji dengan lambang keluarga di 5 tempat dapat dikenakan untuk menghadiri pesta pernikahan. Bila menghadiri upacara minum teh, cukup dipakai iromuji dengan satu lambang keluarga.
Tsukesage adalah kimono semiformal untuk wanita yang sudah atau belum menikah. Menurut tingkatan formalitas, kedudukan tsukesage hanya setingkat dibawah homongi. Kimono jenis ini tidak memiliki lambang keluarga. Tsukesage dikenakan untuk menghadiri upacara minum teh yang tidak begitu resmi, pesta pernikahan, pesta resmi, atau merayakan tahun baru.[3]
Komon adalah kimono santai untuk wanita yang sudah atau belum menikah. Ciri khas kimono jenis ini adalah motif sederhana dan berukuran kecil-kecil yang berulang.[3] Komon dikenakan untuk menghadiri pesta reuni, makan malam, bertemu dengan teman-teman, atau menonton pertunjukan di gedung.
Tsumugi adalah kimono santai untuk dikenakan sehari-hari di rumah oleh wanita yang sudah atau belum menikah. Walaupun demikian, kimono jenis ini boleh dikenakan untuk keluar rumah seperti ketika berbelanja dan berjalan-jalan. Bahan yang dipakai adalah kain hasil tenunan sederhana dari benang katun atau benang sutra kelas rendah yang tebal dan kasar.[3] Kimono jenis ini tahan lama, dan dulunya dikenakan untuk bekerja di ladang.
Yukata adalah kimono santai yang dibuat dari kain katun tipis tanpa pelapis untuk kesempatan santai di musim panas.

[sunting] Kimono pria

Kimono pria dibuat dari bahan berwarna gelap seperti hijau tua, coklat tua, biru tua, dan hitam.

Bagian punggung montsuki dihiasi lambang keluarga pemakai. Setelan montsuki yang dikenakan bersama hakama dan haori merupakan busana pengantin pria tradisional. Setelan ini hanya dikenakan sewaktu menghadiri upacara sangat resmi, misalnya resepsi pemberian penghargaan dari kaisar/pemerintah atau seijin shiki.
  • Kimono santai kinagashi
Pria mengenakan kinagashi sebagai pakaian sehari-hari atau ketika keluar rumah pada kesempatan tidak resmi. Aktor kabuki mengenakannya ketika berlatih. Kimono jenis ini tidak dihiasi dengan lambang keluarga.

Sejarah

Zaman Jomon dan zaman Yayoi

Pakaian wanita pada sekitar tahun 1870

Kimono zaman Jomon dan zaman Yayoi berbentuk seperti baju terusan. Dari situs arkeologi tumpukan kulit kerang zaman Jomon ditemukan haniwa. Pakaian atas yang dikenakan haniwa disebut kantoi (貫頭衣?).

Dalam Gishiwajinden (buku sejarah Cina mengenai tiga negara) ditulis tentang pakaian sederhana untuk laki-laki. Sehelai kain diselempangkan secara horizontal pada tubuh pria seperti pakaian biksu, dan sehelai kain dililitkan di kepala. Pakaian wanita dinamakan kantoi. Di tengah sehelai kain dibuat lubang untuk memasukkan kepala. Tali digunakan sebagai pengikat di bagian pinggang.

Masih menurut Gishiwajinden, kaisar wanita bernama Himiko dari Yamataikoku (sebutan zaman dulu untuk Jepang) "selalu mengenakan pakaian kantoi berwarna putih". Serat rami merupakan bahan pakaian untuk rakyat biasa, sementara orang berpangkat mengenakan kain sutra.

Zaman Kofun

Pakaian zaman Kofun mendapat pengaruh dari daratan Cina, dan terdiri dari dua potong pakaian: pakaian atas dan pakaian bawah. Haniwa mengenakan baju atas seperti mantel yang dipakai menutupi kantoi. Pakaian bagian bawah berupa rok yang dililitkan di pinggang. Dari penemuan haniwa terlihat pakaian berupa celana berpipa lebar seperti hakama.

Pada zaman Kofun mulai dikenal pakaian yang dijahit. Bagian depan kantoi dibuat terbuka dan lengan baju bagian bawah mulai dijahit agar mudah dipakai. Selanjutnya, baju atas terdiri dari dua jenis kerah:

  • Kerah datar sampai persis di bawah leher (agekubi)
  • Kerah berbentuk huruf "V" (tarekubi) yang dipertemukan di bagian dada.

Zaman Nara

Aristokrat zaman Asuka bernama Pangeran Shotoku menetapkan dua belas strata jabatan dalam istana kaisar (kan-i jūnikai). Pejabat istana dibedakan menurut warna hiasan penutup kepala (kanmuri). Dalam kitab hukum Taiho Ritsuryo dimuat peraturan tentang busana resmi, busana pegawai istana, dan pakaian seragam dalam istana. Pakaian formal yang dikenakan pejabat sipil (bunkan) dijahit di bagian bawah ketiak. Pejabat militer mengenakan pakaian formal yang tidak dijahit di bagian bawah ketiak agar pemakainya bebas bergerak. Busana dan aksesori zaman Nara banyak dipengaruhi budaya Cina yang masuk ke Jepang. Pengaruh budaya Dinasti Tang ikut mempopulerkan baju berlengan sempit yang disebut kosode untuk dikenakan sebagai pakaian dalam.

Pada zaman Nara terjadi perubahan dalam cara mengenakan kimono. Kalau sebelumnya kerah bagian kiri harus berada di bawah kerah bagian kanan, sejak zaman Nara, kerah bagian kanan harus berada di bawah kerah bagian kiri. Cara mengenakan kimono dari zaman Nara terus dipertahankan hingga kini. Hanya orang meninggal dipakaikan kimono dengan kerah kiri berada di bawah kerah kanan.

Zaman Heian

Menurut aristokrat Sugawara Michizane, penghentian pengiriman utusan Jepang untuk Dinasti Tang (kentoshi) memicu pertumbuhan budaya lokal. Tata cara berbusana dan standarisasi protokol untuk upacara-upacara formal mulai ditetapkan secara resmi. Ketetapan tersebut berakibat semakin rumitnya tata busana zaman Heian. Wanita zaman Heian mengenakan pakaian berlapis-lapis yang disebut jūnihitoe. Tidak hanya wanita zaman Heian, pakaian formal untuk militer juga menjadi tidak praktis.

Ada tiga jenis pakaian untuk pejabat pria pada zaman Heian:

  • Sokutai (pakaian upacara resmi berupa setelan lengkap)
  • I-kan (pakaian untuk tugas resmi sehari-hari yang sedikit lebih ringan dari sokutai)
  • Noshi (pakaian untuk kesempatan pribadi yang terlihat mirip dengan i-kan).

Rakyat biasa mengenakan pakaian yang disebut suikan atau kariginu (狩衣?, arti harafiah: baju berburu). Di kemudian hari, kalangan aristokrat menjadikan kariginu sebagai pakaian sehari-hari sebelum diikuti kalangan samurai.

Pada zaman Heian terjadi pengambilalihan kekuasaan oleh kalangan samurai, dan bangsawan istana dijauhkan dari dunia politik. Pakaian yang dulunya merupakan simbol status bangsawan istana dijadikan simbol status kalangan samurai.

Zaman Kamakura dan zaman Muromachi

Pada zaman Sengoku, kekuasaan pemerintahan berada di tangan samurai. Samurai mengenakan pakaian yang disebut suikan. Pakaian jenis ini nantinya berubah menjadi pakaian yang disebut hitatare. Pada zaman Muromachi, hitatare merupakan pakaian resmi samurai. Pada zaman Muromachi dikenal kimono yang disebut suō (素襖?), yakni sejenis hitatare yang tidak menggunakan kain pelapis dalam. Ciri khas suō adalah lambang keluarga dalam ukuran besar di delapan tempat.

Pakaian wanita juga makin sederhana. Rok bawah yang disebut mo (裳?) makin pendek sebelum diganti dengan hakama. Setelan mo dan hakama akhirnya hilang sebelum diganti dengan kimono model terusan, dan kemudian kimono wanita yang disebut kosode. Wanita mengenakan kosode dengan kain yang dililitkan di sekitar pinggang (koshimaki) dan/atau yumaki. Mantel panjang yang disebut uchikake dipakai setelah memakai kosode.

Awal zaman Edo

Penyederhaan pakaian samurai berlanjut hingga zaman Edo. Pakaian samurai zaman Edo adalah setelan berpundak lebar yang disebut kamishimo (裃?). Satu setel kamishimo terdiri dari kataginu (肩衣?) dan hakama. Di kalangan wanita, kosode menjadi semakin populer sebagai simbol budaya orang kota yang mengikuti tren busana.

Zaman Edo adalah zaman keemasan panggung sandiwara kabuki. Penemuan cara penggandaan lukisan berwarna-warni yang disebut nishiki-e atau ukiyo-e mendorong makin banyaknya lukisan pemeran kabuki yang mengenakan kimono mahal dan gemerlap. Pakaian orang kota pun cenderung makin mewah karena iking meniru pakaian aktor kabuki.

Kecenderungan orang kota berpakaian semakin bagus dan jauh dari norma konfusianisme ingin dibatasi oleh Keshogunan Edo. Secara bertahap pemerintah keshogunan memaksakan kenyaku-rei, yakni norma kehidupan sederhana yang pantas. Pemaksaan tersebut gagal karena keinginan rakyat untuk berpakaian bagus tidak bisa dibendung. Tradisi upacara minum teh menjadi sebab kegagalan kenyaku-rei. Orang menghadiri upacara minum teh memakai kimono yang terlihat sederhana namun ternyata berharga mahal.

Tali pinggang kumihimo dan gaya mengikat obi di punggung mulai dikenal sejak zaman Edo. Hingga kini, keduanya bertahan sebagai aksesori sewaktu mengenakan kimono.

[sunting] Akhir zaman Edo

Politik isolasi (sakoku) membuat terhentinya impor benang sutra. Kimono mulai dibuat dari benang sutra produksi dalam negeri. Pakaian rakyat dibuat dari kain sutra jenis crape lebih murah. Setelah terjadi kelaparan zaman Temmei (1783-1788), Keshogunan Edo pada tahun 1785 melarang rakyat untuk mengenakan kimono dari sutra. Pakaian orang kota dibuat dari kain katun atau kain rami. Kimono berlengan lebar yang merupakan bentuk awal dari furisode populer di kalangan wanita.

Zaman Meiji dan zaman Taisho

Industri berkembang maju pada zaman Meiji. Produksi sutra meningkat, dan Jepang menjadi eksportir sutra terbesar. Harga kain sutra tidak lagi mahal, dan mulai dikenal berjenis-jenis kain sutra. Peraturan pemakaian benang sutra dinyatakan tidak berlaku. Kimono untuk wanita mulai dibuat dari berbagai macam jenis kain sutra. Industri pemintalan sutra didirikan di berbagai tempat di Jepang. Sejalan dengan pesatnya perkembangan industri pemintalan, industri tekstil benang sutra ikut berkembang. Produknya berupa berbagai kain sutra, mulai dari kain krep, rinzu, omeshi, hingga meisen.

Tersedianya beraneka jenis kain yang dapat diproses menyebabkan berkembangnya teknik pencelupan kain. Pada zaman Meiji mulai dikenal teknik yuzen, yakni menggambar dengan kuas untuk menghasilkan corak kain di atas kain kimono.

Sementara itu, wanita kalangan atas masih menggemari kain sutra yang bermotif garis-garis dan susunan gambar yang sangat rumit dan halus. Mereka mengenakan kimono dari model kain yang sudah populer sejak zaman Edo sebagai pakaian terbaik sewaktu menghadiri acara istimewa. Hampir pada waktu yang bersamaan, kain sutra hasil tenunan benang berwarna-warni hasil pencelupan mulai disukai orang.

Tidak lama setelah pakaian impor dari Barat mulai masuk ke Jepang, penjahit lokal mulai bisa membuat pakaian Barat. Sejak itu pula, istilah wafuku dipakai untuk membedakan pakaian yang selama ini dipakai orang Jepang dengan pakaian dari Barat. Ketika pakaian Barat mulai dikenal di Jepang, kalangan atas memakai pakaian Barat yang dipinjam dari toko persewaan pakaian Barat.

Di era modernisasi Meiji, bangsawan istana mengganti kimono dengan pakaian Barat supaya tidak dianggap kuno. Walaupun demikian, orang kota yang ingin melestarikan tradisi estetika keindahan tradisional tidak menjadi terpengaruh. Orang kota tetap berusaha mempertahankan kimono dan tradisi yang dipelihara sejak zaman Edo. Sebagian besar pria zaman Meiji masih memakai kimono untuk pakaian sehari-hari. Setelan jas sebagai busana formal pria juga mulai populer. Sebagian besar wanita zaman Meiji masih mengenakan kimono, kecuali wanita bangsawan dan guru wanita yang bertugas mengajar anak-anak perempuan.

Seragam militer dikenakan oleh laki-laki yang mengikuti dinas militer. Seragam tentara angkatan darat menjadi model untuk seragam sekolah anak laki-laki. Seragam anak sekolah juga menggunakan model kerah berdiri yang mengelilingi leher dan tidak jatuh ke pundak (stand-up collar) persis model kerah seragam tentara. Pada akhir zaman Taisho, pemerintah menjalankan kebijakan mobilisasi. Seragam anak sekolah perempuan diganti dari andonbakama (kimono dan hakama) menjadi pakaian Barat yang disebut serafuku (sailor fuku), yakni setelan blus mirip pakaian pelaut dan rok.

[sunting] Zaman Showa

Semasa perang, pemerintah membagikan pakaian seragam untuk penduduk laki-laki. Pakaian seragam untuk laki-laki disebut kokumin fuku (seragam rakyat). Wanita dipaksa memakai monpei yang berbentuk seperti celana panjang untuk kerja dengan karet di bagian pergelangan kaki.

Setelah Jepang kalah dalam Perang Dunia II, wanita Jepang mulai kembali mengenakan kimono sebelum akhirnya ditinggalkan karena tuntutan modernisasi. Dibandingan kerumitan memakai kimono, pakaian Barat dianggap lebih praktis sebagai pakaian sehari-hari.

Hingga pertengahan tahun 1960-an, kimono masih banyak dipakai wanita Jepang sebagai pakaian sehari-hari. Pada saat itu, kepopuleran kimono terangkat kembali setelah diperkenalkannya kimono berwarna-warni dari bahan wol. Wanita zaman itu menyukai kimono dari wol sebagai pakaian untuk kesempatan santai.

Setelah kimono tidak lagi populer, pedagang kimono mencoba berbagai macam strategi untuk meningkatkan angka penjualan kimono. Salah satu di antaranya dengan mengeluarkan "peraturan mengenakan kimono" yang disebut yakusoku. Menurut peraturan tersebut, kimono jenis tertentu dikatakan hanya cocok dengan aksesori tertentu. Maksudnya untuk mendikte pembeli agar membeli sebanyak mungkin barang. Strategi tersebut ternyata tidak disukai konsumen, dan minat masyarakat terhadap kimono makin menurun. Walaupun pedagang kimono melakukan promosi besar-besaran, opini "memakai kimono itu ruwet" sudah terbentuk di tengah masyarakat Jepang.

Hingga tahun 1960-an, kimono masih dipakai pria sebagai pakaian santai di rumah. Gambar pria yang mengenakan kimono di rumah masih bisa dilihat dalam berbagai manga terbitan tahun 1970-an. Namun sekarang ini, kimono tidak dikenakan pria sebagai pakaian di rumah, kecuali samue yang dikenakan para perajin.

[sunting] Bisnis kimono

Bahan kain kimono adalah hasil dari kesenian tenun tradisional Jepang yang bernilai seni. Kimono untuk kesempatan formal hanya dibuat dari kain sutra kelas terbaik dan hanya dijahit dengan tangan (tidak memakai mesin jahit). Oleh karena itu, harga kimono sering menjadi sangat mahal. Kimono umumnya tidak pernah dijual dalam keadaan jadi, melainkan harus dipesan dan dijahit sesuai dengan ukuran badan pemakai.

Sewaktu membeli kain, tinggi badan pemakai tidak diperhitungkan. Bahan kimono dibeli dalam satu gulungan kain yang ditenun dengan sempurna tanpa cacat. Membeli kimono dimulai dengan pemilihan bahan kain kimono yang disebut tanmono (反物?, arti harfiah: gulungan kain dengan panjang 1 tan, atau sekitar 10,6 m). Bila kebetulan pemakai kimono bertubuh pendek dan ramping, setelah kimono selesai dijahit akan banyak bahan kimono yang tersisa. Sisa bahan kimono bisa dimanfaatkan untuk membuat aksesori pelengkap kimono, seperti tas, dompet, atau sandal.

Kain kimono dapat dibeli dengan harga lebih murah pada kesempatan obral bahan kelas dua yang disebut B-tan ichi (B反市?, arti harfiah: pasar kain kelas B) untuk membedakannya dari bahan kimono kelas A yang ditenun sempurna tanpa cacat. Walaupun bahan kain yang dibeli memiliki sedikit cacat, penjahit kimono yang berpengalaman dapat menyembunyikan bagian tenunan yang rusak. Setelah jadi, kimono dari pasar kain kelas B mungkin akan terlihat sama dengan kimono dari bahan sempurna.

Kimono yang dijahit dari bahan berkualitas tinggi merupakan benda warisan keluarga. Kimono bekas pakai masih mempunyai nilai jual tinggi, terutama karena ukuran kimono dapat disesuaikan dengan ukuran badan pemilik yang baru. Di Jepang bisa dijumpai toko-toko yang menjual kimono bekas pakai. Semasa Perang Dunia II, kimono pernah digunakan sebagai alat pembayaran sewaktu penduduk kota kekurangan pangan. Uangnya dipakai untuk membeli beras, telur, dan bumbu dapur seperti miso, dan gula.

[sunting] Aksesori dan pelengkap

Hakama adalah celana panjang pria yang dibuat dari bahan berwarna gelap. Celana jenis ini berasal dari daratan Cina dan mulai dikenal sejak zaman Asuka. Selain dikenakan pendeta Shinto, hakama dikenakan pria dan wanita di bidang olahraga bela diri tradisional seperti kendo atau kyudo.
Geta adalah sandal berhak dari kayu. Maiko memakai geta berhak tinggi dan tebal yang disebut pokkuri
Kanzashi adalah hiasan rambut seperti tusuk konde yang disisipkan ke rambut sewaktu memakai kimono.
Obi adalah sabuk dari kain yang dililitkan ke tubuh pemakai sewaktu mengencangkan kimono
Tabi adalah kaus kaki sepanjang betis yang dipakai sewaktu memakai sandal.
Waraji adalah sandal dari anyaman tali jerami.
Zōri adalah sandal tradisional yang dibuat dari kain atau anyaman.



Yukata

Yukata (浴衣?, baju sesudah mandi) adalah jenis kimono yang dibuat dari bahan kain katun tipis tanpa pelapis. Dibuat dari kain yang mudah dilewati angin, yukata dipakai agar badan menjadi sejuk di sore hari atau sesudah mandi malam berendam dengan air panas.

Menurut urutan tingkat formalitas, yukata adalah kimono nonformal yang dipakai pria dan wanita pada kesempatan santai di musim panas, misalnya sewaktu melihat pesta kembang api, matsuri (ennichi), atau menari pada perayaan obon. Yukata dapat dipakai siapa saja tanpa mengenal status, wanita sudah menikah atau belum menikah.

Gerakan dasar yang harus dikuasai dalam nihon buyo selalu berkaitan dengan kimono. Ketika berlatih tari, penari mengenakan yukata sebagai pengganti kimono agar kimono berharga mahal tidak rusak karena keringat. Aktor kabuki mengenakan yukata ketika berdandan atau memerankan tokoh yang memakai yukata. Pegulat sumo memakai yukata sebelum dan sesudah bertanding.

Musim panas berarti musim pesta kembang api dan matsuri di Jepang. Jika terlihat orang memakai yukata, berarti tidak jauh dari tempat itu ada matsuri atau pesta kembang api.


Warna dan corak

Wanita mengenakan yukata

Bahan yukata pria umumnya berwarna dasar gelap (hitam, biru tua, ungu tua) dengan corak garis-garis warna gelap. Wanita biasanya mengenakan yukata dari bahan berwarna dasar cerah atau warna pastel dengan corak aneka warna yang terang.

Walaupun umumnya dibuat dari kain katun, yukata zaman sekarang juga dibuat dari tekstil campuran, seperti katun bercampur poliester. Berbeda dengan kimono jadi yang hampir-hampir tidak ada toko yang menjualnya, yukata siap pakai dalam berbagai ukuran dijual toko dengan harga terjangkau.

Corak kain yang populer untuk yukata wanita, misalnya bunga sakura, seruni, poppy, bunga-bunga musim panas. atau ikan mas koki. Karakter anime seperti Hamtaro, Pokemon, dan Hello Kitty populer sebagai corak yukata untuk anak-anak.

Cara memakai

Hotel atau ryokan di Jepang menyediakan yukata untuk dipakai tamu sebagai pakaian tidur. Sebagai pakaian tidur, yukata bisa dikenakan begitu saja tanpa mengenakan pakaian dalam. Ketika dipakai pria untuk keluar rumah, yukata biasanya dikenakan tanpa kaus dalam, dan cukup memakai celana dalam atau celana pendek. Berbeda dengan kimono yang dikenakan dengan dua lapis pakaian dalam (hadajuban dan juban), sewaktu mengenakan yukata, wanita hanya perlu hadajuban (pakaian dalam lapis pertama). Alas kaki sewaktu memakai yukata adalah geta.

Yukata dikencangkan ke tubuh pemakai dengan obi yang lebarnya setengah dari lebar obi untuk kimono jenis lain. Di antara berbagai jenis simpul obi untuk yukata, bentuk simpul yang paling populer adalah simpul bunko yang berbentuk kupu-kupu. Bila tidak bisa membuat simpul, toko kimono menjual simpul obi yang sudah jadi dan tinggal disisipkan pada obi.

Wanita mengenakan yukata yang pas dengan ukuran tubuh pemakai agar terlihat bagus sewaktu dipakai. Seperti halnya kimono, panjang yukata selalu melebihi tinggi badan pemakai. Perlengkapan memakai yukata wanita:

  • rok panjang (susoyoke) sebagai pakaian dalam, berwarna putih polos.
  • pakaian dalam (hadajuban)
  • tali pinggang (koshihimo) untuk mengencangkan kain berlebih di bagian pinggang yang berasal dari kelebihan panjang kain pada bagian bawah
  • kain sabuk pengikat (datejime) untuk mengencangkan kain yang longgar di bagian perut
  • Obi untuk mengencangkan yukata ke badan.

Sejarah

Istilah yukata berasal dari kata yukatabira (浴衣帷子?). Mulanya katabira dipakai untuk menyebut sehelai kimono dari kain rami. Walaupun tidak lagi dibuat dari kain rami, pakaian seperti itu tetap disebut katabira.[1] Kimono kain rami dipakai sebagai pakaian sewaktu mandi berendam, namun akhirnya berubah fungsi sebagai pakaian sesudah mandi. Ketika rumah-rumah di Jepang belum memiliki kamar mandi, yukata dipakai orang untuk pergi ke pemandian umum.

Dalam kamus Wamyō Ruijushō dari pertengahan zaman Heian, yukatabira (湯帷子?) dijelaskan sebagai pakaian yang dikenakan sewaktu mandi berendam. Ketika itu, orang mandi sambil memakai yukatabira di pemandian umum, dan dipakai untuk mengelap keringat, sekaligus menutupi ketelanjangan dari orang lain. Bahan yukatabira adalah kain rami yang cepat kering kalau diperas.

Sejak sekitar zaman Azuchi-Momoyama, yukatabira dipakai orang sebagai pakaian sesudah mandi, untuk menyerap basah seusai mandi. Kalangan rakyat zaman Edo sangat menyenangi yukatabira hingga disingkat sebagai yukata. Ketika itu, yukata bukanlah pakaian sopan yang dipakai untuk bertemu dengan orang lain, melainkan hanya pakaian tidur.

Berbeda dari kimono jenis lainnya, menjahit yukata sangat mudah. Yukata memiliki pola yang sangat sederhana, dan dijahit tanpa kain pelapis di bagian pinggul atau pundak. Hingga seusai Perang Dunia II, cara menjahit yukata diajarkan kepada murid perempuan sekolah menengah umum di Jepang.

Senin, 28 Juni 2010

Bunuh Diri ala Jepang

Buku tata cara bunuh diri ala Jepang


Di Jepang memang sudah dikenal sejak dahulu cara mengakhiri hidup dengan niat dan tindakan sendiri yang dikenal sebagai Harakiri. Bahkan tindakan bunuh diri ini kerap dilakukan para ksatria Jepang jaman dahulu. Namun apa yang terjadi kini di negara super canggih ini?

Wataru Tsurumi, penulis buku Panduan Lengkap Bunuh Diri di Jepang kembali muncul ke hadapan publik. Menurutnya, pemerintah Jepang mulai menangani masalah yang sejak dulu tak mendapat perhatian.

Editor majalah itu sempat menghebohkan Jepang saat meluncurkan bukunya 1993 lalu. "Saya membongkar tabu di masyarakat Jepang," cetus pria berusia 42 tahun tersebut.

Dalam bukunya, Tsurumi menulis cara-cara untuk bunuh diri. Mulai dari menggunakan obat, memotong urat nadi, hingga menggunakan gas karbon monoksida.

Jepang merupakan negara dengan angka bunuh diri tertinggi di dunia bersama dengan Rusia dan Hungaria. Lebih dari 30.000 penduduknya bunuh diri selama delapan tahun berturut-turut.

Menurut Tsurumi, bunuh diri tidak salah karena menunjukkan kebebasan individu. Apalagi, sejak lama Jepang sudah mengenal bunuh diri untuk menjaga kehormatan atau dikenal sebagai harakiri.


Tsurumi muncul kembali setelah parlemen Jepang mengesahkan aturan yang mewajibkan pemerintah atau majikan membuat laporan pencegahan bunuh diri serta bekerjasama menjaga kesehatan mental para pegawainya. "Saat pemerintah mulai memperketat kontrol, saya akan bicara semakin keras. Kita berhak memilih apa yang kita inginkan dalam hidup," tegasnya.

Dalam menghadapi tingginya angka bunuh diri, Tsurumi punya cara pandang berbeda. "Orang-orang selalu mempertanyakan mengapa mereka bunuh diri? tidak akan ada jawaban untuk ini. Sekarang mengapa kita tidak bertanya kenapa kita tidak boleh membunuh diri kita sendiri? Kenapa kita harus tetap hidup?," katanya.

Menurut Tsurumi, bunuh diri lebih banyak disebabkan kehidupan yang membosankan. Pekerjaan dan masalah yang sama yang dihadapi tiap hari. "Tantangan terbesar dalam hidup adalah bagaimana tetap hidup setiap hari tanpa merasa hampa," ujarnya seraya tersenyum sinis.

"Masyarakat negara ini selalu berfikir negatif jika harus masuk kedalam kelas sosial yang lebih rendah atau dianggap tidak bekerka keras."

Meski mendukung bunuh diri, Tsurumi menentang bunuh diri berkelompok yang marak di Jepang. Sekelompok orang yang bertemu di internet membuat janji untuk bunuh diri bersama. "Kamu harus membuat keputusan sendiri untuk hidupmu," tegasnya.

Karena itu, saat ada yang memintanya nasehat, Tsurumi hanya menjawab singkat. "Pikir sendiri," katanya.

Pria berambut gondrong itu menegaskan, sebenarnya dia ingin pembaca bukunya tetap hidup. Karena dia ingin pembaca menjadikan bukunya sebagai jalan terakhir bagi orang yang hidupnya tertekan.

Seperti yang ditulis dalam halaman depan bukunya. "Teman saya pengangguran, tapi selalu hidup dengan senang. Meski demikian, dia selalu membawa kapsul obat yang mematikan, namanya Angel Dust. Dia bilang akan mengkonsumsi obat itu kalau tidak kuat dengan tekanan dalam hidup."

Buku ini jelas bukan bacaan yang direkomendasikan untuk umum. Semoga juga tidak beredar di Indonesia. Isi buku ini benar-benar bisa mengajarkan orang untuk mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidup.

Pandangan yang picik tentang kehidupan. Bukankah ada kehidupan yang kekal setelah kematian jasmani kita? Jadi jalan pintas untuk mengakhiri hidup lewat cara bunuh diri justeru akan membawa manusia t
ersebut ke dalam penderitaan yang tak berkesudahan.

Minggu, 27 Juni 2010

Festival Musim Panas di Jepang Yang Unik

Festival Musim Panas di Jepang Yang Unik

Sepanjang tahun di Jepang dipenuhi dengan festival-festival yang menarik. Kita tentu telah sangat akrab dengan banyaknya hari libur di Indonesia. Di Jepang kita akan menjumpai jumlah hari libur yang kurang lebih sama banyaknya. Sebagian besar hari libur itu adalah untuk memperingati festival yang secara rutin digelar tiap tahun secara turun temurun, yang slah satunya adalah festival musim panas. Sebuah perpaduan yang sangat indah antara masa lampau dengan masa kini, manakala melihat rombongan gadis berkimono melenggang di tengah rimbunan gedung pencakar langit, dan ribuan orang berjas rapi di kawasan kota Tokyo.




1. Tanabata

Asal-usul festival ini sangat menarik untuk diceritakan, bermula di Tiongkok dan diperkenalkan kepada masyarakat Jepang pada jaman Nara. Kisahnya bermula pada cerita cinta dua manusia bernama Altair (Hikoboshi) dan Vega (Orihime), bintang tercerah dalam rasi bintang Lyra. Hikoboshi adalah seorang penggembala sapi, sedangkan Orihime adalah seorang putri yang memiliki kepandaian menenun. Mereka menelantarkan pekerjaan mereka karena cinta tersebut, dan hal ini membuat Raja Langit marah sehingga memisahkan mereka berdua menggunakan sungai Amanogawa. Orihime dan Hikoboshi hanya dapat bertemu pada malam ketujuh bulan ketujuh setiap tahunnya, melewati sebuah jembatan ajaib. Jika pada malam tersebut terjadi hujan, sungai yang memisahkan mereka akan meluap dan mereka harus menunggu hingga tahun depan untuk kembali bertemu.
Salah satu tradisi yang paling terkenal adalah menulis tanzaku, permohonan dan impian yang dituliskan di atas selembar kertas atau potongan kayu dan digantungkan pada batangan bambu. Setelahnya, permohonan-permohonan ini akan diapungkan di sungai atau dibakar pada tengah malam, dengan tujuan agar segala sesuatu yang buruk segera berlalu. Harapan mereka dipercaya akan terkabul apabila pada hari itu hujan tidak turun



http://u.kaskus.us/5/wjttsr9f.jpg



2. Hanabi (Kembang api)

Perayaan khas di musim panas, bermula dari zaman Edo (1600-1868). Merupakan pesta kembang api yang diadakan di seluruh wilayah Jepang pada pertengahan bulan Agustus. Selain itu, ada juga permainan-permainan seru seperti menangkap ikan mas koki menggunakan kawat berlapis kertas tipis, dan banyak kedai-kedai yang menjual berbagai macam makanan seperti permen apel, manisan, dan lain-lain. Di sekitar tempat dimana berlangsung pesta kembang api terdapat berbagai kios-kios hiburan yang menyediakan makanan, minuman, permainan anak tersebut. Mereka datang bersama keluarga, sebagian ada yang mengenakan yukata (kimono dari katun, sederhana) sambil membawa kipas kertas pengusir udara panas di musim panas


http://u.kaskus.us/5/ctforeky.jpg


http://u.kaskus.us/5/fsou6v4a.jpg

3. O-Bon

Merupakan peristiwa keagamaan Budhis dimana setiap keluarga di Jepang menyiapkan segala sesuatu untuk menyambut datangnya arwah para leluhur yang tinggal untuk beberapa hari lamanya di rumah mereka. Sejumlah penerangan api yang dipasang di sekitar rumah merupakan sambutan selamat datang. Selama masa O-bon, keluarga meletakkan sesajen buah-buahan dll, di meja sajen. Di beberapa daerah juga, dilakukan tarian massal O-bon dengan iringan sejumlah instrumen musik tradisional seperti tambur taiko, sruling, dll dengan irama yang dinamis. Sebagai penutup perayaan, dilakukan pelarungan lentera-lentera kecil berwarna-warni di sungai terdekat secara beramai-ramai

http://u.kaskus.us/5/50pxxzsc.jpg

http://u.kaskus.us/5/hvjgblhx.jpg


4. Tsukimi

Merupakan pesta menikmati indahnya bulan purnama di musim panas sekitar pertengahan bulan Agustus. Di Jendela dimana terlihat bulan purnama, diletakkan sesajen khusus. Hal ini sebenarnya merupakan wujud pemujaan alam oleh masyarakat pertanian untuk memperoleh panen yang berlimpah


http://u.kaskus.us/5/z9wlupif.jpg

http://u.kaskus.us/5/iubatoul.jpg


5. Hakata Gion Yamakasa (1-15 Juli) di Hakata (prefektur Fukuoka)

Perayaan ini dimulai sejak zaman Kamakura (1185-1333), dalam rangka mengusir bencana penyakit. Kuil-kuil kecil (Shinto) gotongan (O-mikoshi) diarak beramai-ramai, beriringan dengan kendaraan-kendaraan hias yang disebut Kazari Yamagasa dengan boneka-boneka besar yang menggambarkan tokoh-tokoh legenda atau sejarah

http://u.kaskus.us/5/94fwoxgl.jpg


6. Tenjin Matsuri (24-25 Juli) di Osaka

Merupakan salah satu festival besar dan terkenal di Jepang, dimulai sekitar tahun 1000. Ribuan orang berarakan menggotong kuil-kuil kecil o-mikoshi dari kuil Temmangu ke Jembatan Tenjin, kemudian naik perahu-perahu hias dan selanjutnya dilakukan pesta kembang api

http://u.kaskus.us/5/iuz3rc0m.jpg

http://u.kaskus.us/5/jqtbdq0c.jpg


7. Awa Odori (12-15 Agustus, mulai senja)

Merupakan bagian dari perayaan O-bon dalam rangka menyambut dan mengantarkan kembali arwah para leluhur. Tarian massal ini konon dimulai lebih dari 400tahun yang lalu, dan dewasa ini diikuti oleh ratusan ribu peserta yang menari berirama dengan iringan alat music tradisional shamisen, tambur, seruling, dan lonceng. Biasanya ada pembimbing tari yang memimpin agar para peserta dapat menari secara sinkron

http://u.kaskus.us/5/iahoyt9i.jpg

http://u.kaskus.us/5/yn28qxhs.jpg


8. Akita Kanto Matsuri (3-6 Agustus, mulai jam 7 malam) di kota Akita

Merupakan salah satu dari tiga festival terbesar Jepang utara. Yang menjadi ciri khasnya adalah 46 lentera yang dipasang pada kerangka besar yang dibuat dari batang-batang bambu (kanto) setinggi 12 meter. Para pembawa kanto ini menunjukkan kepiawaian mereka menjaga keseimbangan, meletakkan kanto di telapak tangan, dahi, bahu, atau pinggang. Setiap kanto bermotif khusus, biasanya melambangkan panjang umur dan panen berlimpah

http://u.kaskus.us/5/hptc3mrk.jpg


9. Nebuta Matsuri (1-7 Agustus)

Diadakan di Aomori dan Hirosaki. Iring-iringan kendaraan hias bergambar makhluk raksasa penyebab kantuk di musim panas. Festival ini dimaksudkan untuk mengusir makhluk ini. Kata "nebuta" berasal dari "nemuri" (kantuk). Banyak sekali orang yang ikut menyaksikan festival ini setiap tahunnya

http://u.kaskus.us/5/qdopujse.jpg